Langsung ke konten utama

Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 5 UNESA Berikan Pelatihan Desain Menggunakan Canva Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di SDN Kaliasin V/284 Kota Surabaya

 


SURABAYA, Mahasiswa S-1 Universitas Negeri Surabaya memiliki pengalaman menarik sewaktu mengabdi dalam kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 5. Kepada pewawancara,  mahasiswa program studi Teknologi Pendidikan (TP) Universitas Negeri Surabaya ini bercerita pengalamannya saat bertugas program Kampus Mengajar. Novia tidak sendiri, ia bersama rekannya yang merupakan mahasiswa dari program studi PG-PAUD dan Pendidikan Ekonomi Unesa serta Sosiologi Universitas Negeri Trunojoyo Madura. Program ini mereka laksanakan selama 4 bulan bertugas pada tanggal 26 Februari 2023 hingga selesai pada tanggal 16 Juni 2023. Sebelum bertugas mahasiswa Kampus Mengajar diberikan pembekalan selama 2 minggu. 


SDN Kaliasin V/284 kota Surabaya merupakan sekolah penugasan yang berada di Jl. Keputran Kejambon II No.67 kecamatan Genteng kota Surabaya. Sekolah ini memiliki guru dan staf berjumlah 20 orang dan total dari kelas 1 sampai 6 memiliki lebih dari 300 siswa. Sekolah tersebut menjadi tempat penugasan program Kampus Mengajar Angkatan 5 ditujukan untuk meningkatkan kualitas literasi dan numerasi siswa. 


Selama kegiatan, Novia memiliki tugas untuk mengajar literasi dan numerasi. Namun menyesuaikan kondisi sekolah yang kekurangan guru, ia dan rekannya bertugas mengajar tematik di kelas 3 dan menjadi guru bahasa Inggris. Selain itu Novia dan rekannya membawa ‘Program Utama’ dari Program Kampus Mengajar yaitu mengenalkan teknologi kepada siswa. Pengenalan desain menggunakan aplikasi canva dipilihnya untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dalam menggunakan teknologi tepat guna. 




Pelatihan bertempat di Ruang Lab Komputer SDN Kaliasin V/284 Surabaya terbagi 2 gelombang. Kelas IV A dan C diawali 10.00 WIB hingga 11.30 WIB. Kemudian dilanjut kelas IV B dan C dari 11:30 WIB hingga 13.00 WIB. Salah satu penyebab dibagi menjadi 2 sesi dikarenakan kondisi sekolah kurang representatif namun Novia dan ketiga temannya tetap menuntaskan programnya dengan penuh semangat

Kegiatan mencakup penyampaian materi membuat desain poster dan diskusi interaktif, penugasan mandiri, coaching dengan fasilitator oleh mahasiswa, serta feedback berupa saran atau masukan terkait karya setiap peserta. Materi-materi yang disampaikan yaitu tentang sosial media, pengenalan media canva, proses pembuatan pembuatan poster. Seluruh peserta pelatihan menunjukkan ketertarikannya terhadap kegiatan ini dengan antusias mempraktikkan secara langsung dibimbing oleh fasilitator. Dibuktikan oleh hasil penugasan yang dikumpulkan begitu kreatif.

Dengan menerapkan keilmuan desain grafis dan penerapan media canva yang difokuskan pada desain desain poster, setelah mendapatkan pelatihan ini diharapkan siswa dapat semakin mengembangkan kreativitasnya terkait membuat poster digital dengan canva.


Penulis : Moch. Ova Nurhabillah Suprastiono


Komentar

Postingan populer dari blog ini

UDU CAMP, PERKUMPULAN MAHASISWA PECINTA DEBAT ASSEMBLE!

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Debat merupakan sebuah kegiatan yang kerap kali terjadi pada fenomena sosial yang ada pada kehidupan kita sehari-hari sebagai manusia. Tetapi nyatanya debat merupakan sebuah ajang dimana seseorang dapat berpikir kritis dan mengemukakan pendapatnya, sampai-sampai debat menjadi sebuah ajang perlombaan yang sangat terkenal dan kompetitif diberbagai kalangan khususnya ditingkat mahasiswa.             Unesa debating union atau sering disingkat sebagai UDU merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya yang menaungi mahasiswa yang memiliki minat serta bakat yang sama dibidan debating. Dalam menyeleksi calon anggota, UDU menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama UDU Camp dan konsisten diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam kegiatan tersebut diisi oleh pemateri yang tentunya sud...

DEBAT BAKAL CAPRES BEM UI DIUNDUR, INI PENDAPAT DARI KACAMATA MABA UI

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Semakin dekat dengan pemilihan presiden pada 2024 menimbulkan banyak gejolak politik dimana-mana. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menginisiasikan untuk mengadakan sebuah debat antar bakal capres yang awalnya diselenggarakan pada Kamis, 14 September 2023, tetapi batal digelar. Hal tersebut dikarenakan dua dari tiga bakal capres menyatakan tidak bisa hadir dalam acara debat tersebut.             Menurut wawancara dengan mahasiswa baru Universitas Indonesia Angkatan 2023, Pasha Amalia Ichwan yang berasal dari prodi ilmu kesejahteraan sosial, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik yang diselenggarakan pada hari Jumat, 15 September 2023, ia menuturkan alasan mengapa dua bakal capres yakni Prabowo dan Ganjar berhalangan hadir .“Hal yang melatarbelakangi dari re-schedule debat bakal capres ini ialah...

CULTURE SHOCK HINGGA HOMESICK, BEGINILAH MABA BRAWIJAYA MENGHADAPI MIMPI BURUK PERANTAU MUDA

Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Merantau merupakan sebuah mobilisasi yang sering dilakukan khususnya oleh para mahasiswa baru di tahun ajaran baru perkuliahan. Indonesia juga merupakan sebuah bangsa yang plural, jadi sudah semestinya seseorang akan mengalami culture shock saat menjajahi wilayah dan daerah yang baru. Seperti mahasiswa yang berkuliah dari Bogor ke Malang.             Menurut wawncara dengan mahasiswa baru Universitas Brawijaya, Zahra Aulia Putri, dari program studi agribisnis pada Sabtu, 23 September 2023, ia mengalami culture shock yang biasa dirasakan oleh mahasiswa baru khususnya yang berkuliah di daerah Malang. Ia menuturkan ada beberapa hal yang membuatnya terkejut saat datang dan memulai hidup barunya di Malang. Mulai dari cuaca yang dingin, berbeda dengan di Bogor yang memiliki suhu hangat, hingga perlu beradap...