Langsung ke konten utama

DEBAT BAKAL CAPRES BEM UI DIUNDUR, INI PENDAPAT DARI KACAMATA MABA UI

 


Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)

            Semakin dekat dengan pemilihan presiden pada 2024 menimbulkan banyak gejolak politik dimana-mana. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menginisiasikan untuk mengadakan sebuah debat antar bakal capres yang awalnya diselenggarakan pada Kamis, 14 September 2023, tetapi batal digelar. Hal tersebut dikarenakan dua dari tiga bakal capres menyatakan tidak bisa hadir dalam acara debat tersebut.

            Menurut wawancara dengan mahasiswa baru Universitas Indonesia Angkatan 2023, Pasha Amalia Ichwan yang berasal dari prodi ilmu kesejahteraan sosial, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik yang diselenggarakan pada hari Jumat, 15 September 2023, ia menuturkan alasan mengapa dua bakal capres yakni Prabowo dan Ganjar berhalangan hadir .“Hal yang melatarbelakangi dari re-schedule debat bakal capres ini ialah karena ada dua bakal capres yang berhalangan hadir yakni Pa Prabowo dan Pa Ganjar, dan hanya Pa Anies saja yang menyatakan dirinya siap hadir. Ketidakikutsertaan Pa Ganjar dan Pa Prabowo dilataerbelakangi oleh kegiatan yang tidak bisa dielakkan dari kedua pihak tersebut. Pa ganjar sedang melaksanakan umrah yang telah dijadwalkan dan Pa Prabowo sedang melaksanakan tugas sebagai menteri pertahanan ke Laos.” Kata Pasha.

            Menurutnya, dampak dari pengunduran acara debat bakal capres tersebut membuat kekecewaan khususnya bagi mahasiwa UI dan pastinya masyarakat umum. “Bagi seorang maba, warga ui sekaligus pemilih muda dalam pilpres 2024 merasa kecewa atas penundaan ini dikarenakan sebagai pemilih baru di pilpres nanti, pastinya kita sangat ingin tahu gagasan apa yang akan dibawa oleh masing-masing bakal capres, tetapi karena ini pengunduran bukan sebuah pembatalan dan dari urgensinya sangat bisa dimaklumi, jadi kita harus bisa lebih bersabar.” Kata Pasha, Kamis (15/9/2023).

            Debat bakal capres ini nantinya akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada akhir bulan September 2023 dan akan diselenggarakan di balairung kampus Universitas Indonesia. Acara tersebut akan dibuka untuk umum, dan akan dihadiri oleh 5000 kaum muda dari Sabang sampai Merauke serta akan disiarkan secara langsung untuk seluruh masyarakat Indonesia.

       Dengan adanya acara debat capres ini, diharapkan sebagai masyarakat dan pemilih pada pilpres 2024 nantinya akan bisa mengenal lebih jauh tentang gagasan-gagasan dan ide yang akan diusung oleh masing-masing bakal capres, yang nantinya akan melanjutkan pembangunan Indonesia. Sebagai pemilih, wajib rasanya untuk mengetahui hal tersebut agar dapat memantapkan pilihan pada pilpres 2024.

 

 

           

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UDU CAMP, PERKUMPULAN MAHASISWA PECINTA DEBAT ASSEMBLE!

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Debat merupakan sebuah kegiatan yang kerap kali terjadi pada fenomena sosial yang ada pada kehidupan kita sehari-hari sebagai manusia. Tetapi nyatanya debat merupakan sebuah ajang dimana seseorang dapat berpikir kritis dan mengemukakan pendapatnya, sampai-sampai debat menjadi sebuah ajang perlombaan yang sangat terkenal dan kompetitif diberbagai kalangan khususnya ditingkat mahasiswa.             Unesa debating union atau sering disingkat sebagai UDU merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya yang menaungi mahasiswa yang memiliki minat serta bakat yang sama dibidan debating. Dalam menyeleksi calon anggota, UDU menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama UDU Camp dan konsisten diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam kegiatan tersebut diisi oleh pemateri yang tentunya sud...

CULTURE SHOCK HINGGA HOMESICK, BEGINILAH MABA BRAWIJAYA MENGHADAPI MIMPI BURUK PERANTAU MUDA

Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Merantau merupakan sebuah mobilisasi yang sering dilakukan khususnya oleh para mahasiswa baru di tahun ajaran baru perkuliahan. Indonesia juga merupakan sebuah bangsa yang plural, jadi sudah semestinya seseorang akan mengalami culture shock saat menjajahi wilayah dan daerah yang baru. Seperti mahasiswa yang berkuliah dari Bogor ke Malang.             Menurut wawncara dengan mahasiswa baru Universitas Brawijaya, Zahra Aulia Putri, dari program studi agribisnis pada Sabtu, 23 September 2023, ia mengalami culture shock yang biasa dirasakan oleh mahasiswa baru khususnya yang berkuliah di daerah Malang. Ia menuturkan ada beberapa hal yang membuatnya terkejut saat datang dan memulai hidup barunya di Malang. Mulai dari cuaca yang dingin, berbeda dengan di Bogor yang memiliki suhu hangat, hingga perlu beradap...