Langsung ke konten utama

Cegah Kemacetan, Warga Sekitar Ketintang Mengaspal Jalan Bebatuan di Dekat Rel Kereta Api.

 Muhammad Miftakhul Zulfiansyah
NIM 23041184421
Jum’at, 01 September 2023





Surabaya-Warga penduduk daerah Ketintang, Surabaya Kota sekitar rel kereta api membuat inisiatif untuk mengaspal jalan yang didekat rel untuk antisipasi melancarkan dari proses menghambatnya kemacetan didaerah tersebut, karena sering terjadi kecelakaan tunggal maupun ganda. (Selasa 28/08/2023).

“Biasanya disini itu terjadi kemacetan ketika pukul 06.30 Pagi  karena anak anak ada yang berangkat sekolah dan kuliah kemudian jam 17.00 Sore sampai setelah maghrib soalnya bareng pulang kerja dan anak sekolah juga banyak yang jalan kaki.” Ungkap Bapak Rian (Selaku Petugas Palang Pintu Kereta Api Didaerah tersebut).


Beliau mengatakan seperti itu karena sering melihat adanya beberapa tragedi kecelakaan atau laka lantas tunggal maupun ganda yang tidak hanya saling ingin mendahului namun buru buru karena berdekatan dengan palang pintu kereta api dimana motor atau mobil sering tersangkut di rel tersebut saat masih belum di aspal pada waktu itu.

“Kadang itu disini juga macetnya bukan hanya karena berlawanan arah yang dari Surabaya kota menuju ketintang dan ketintang menuju Surabaya kota. Kadang juga pas setelah kereta lewat sama pertigaan yang ada disebrang jalan itu.” Ungkap Bapak Nain (Selaku warga setempat, tukang ahli duplikat kunci sekitar ketintang). (Jum’at 01/09/2023)

Adanya pengaspalan di daerah tersebut membuat jalan sudah mulai tidak macet dan minim akan kecelakaan atau laka lantas yang terjadi. Namun masih tetap menjadi sorotan warga setempat untuk berjaga jaga dan berhati hati terhadap palang pintu kereta api dan pertigaan yang ada didaerah tersebut.

Adanya faktor yang sering terjadi ketika berada ditempat itu sendiri yakni kurangnya kesabaran pada pengendara motor dan mobil untuk saling mendahului satu sama lain tidak ada yang mengalah sedikitpun baik didekat palang pintu kereta api dan pertigaan itu.

“Semoga kemacetan di ketintang semakin hari semakin memudar atau tidak macet lagi ya, karena lokasinya bahaya juga dan rawan akan kecelakaan” tutup Muhammad Miftakhul Zulfiansyah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UDU CAMP, PERKUMPULAN MAHASISWA PECINTA DEBAT ASSEMBLE!

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Debat merupakan sebuah kegiatan yang kerap kali terjadi pada fenomena sosial yang ada pada kehidupan kita sehari-hari sebagai manusia. Tetapi nyatanya debat merupakan sebuah ajang dimana seseorang dapat berpikir kritis dan mengemukakan pendapatnya, sampai-sampai debat menjadi sebuah ajang perlombaan yang sangat terkenal dan kompetitif diberbagai kalangan khususnya ditingkat mahasiswa.             Unesa debating union atau sering disingkat sebagai UDU merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya yang menaungi mahasiswa yang memiliki minat serta bakat yang sama dibidan debating. Dalam menyeleksi calon anggota, UDU menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama UDU Camp dan konsisten diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam kegiatan tersebut diisi oleh pemateri yang tentunya sud...

Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 5 UNESA Berikan Pelatihan Desain Menggunakan Canva Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di SDN Kaliasin V/284 Kota Surabaya

  SURABAYA, Mahasiswa S-1 Universitas Negeri Surabaya memiliki pengalaman menarik sewaktu mengabdi dalam kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 5. Kepada pewawancara,  mahasiswa program studi Teknologi Pendidikan (TP) Universitas Negeri Surabaya ini bercerita pengalamannya saat bertugas program Kampus Mengajar. Novia tidak sendiri, ia bersama rekannya yang merupakan mahasiswa dari program studi PG-PAUD dan Pendidikan Ekonomi Unesa serta Sosiologi Universitas Negeri Trunojoyo Madura. Program ini mereka laksanakan selama 4 bulan bertugas pada tanggal 26 Februari 2023 hingga selesai pada tanggal 16 Juni 2023. Sebelum bertugas mahasiswa Kampus Mengajar diberikan pembekalan selama 2 minggu.  SDN Kaliasin V/284 kota Surabaya merupakan sekolah penugasan yang berada di Jl. Keputran Kejambon II No.67 kecamatan Genteng kota Surabaya. Sekolah ini memiliki guru dan staf berjumlah 20 orang dan total dari kelas 1 sampai 6 memiliki lebih dari 300 siswa. Sekolah tersebut menjadi tempat penuga...

Pandangan Mahasiswa Baru Terhadap Sistem PKKMB Hybrid di Universitas Negeri Surabaya

  Adrian Fajar Fadzilah NIM 23041184405   Surabaya- Universitas Negeri Surabaya melaksanakan kegiatan PKKMB atau Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru yang berlangsung pada tanggal 21 – 25 Agustus 2023 di kampus ketintang dengan system hybrid, dimana kegiatan dilakukan dengan  cara offline dan sebagian online. Namun beberapa mahasiswa justru merasa bahwa kegiatan yang dilakukan dengan system hybrid ini tidak terlalu efisien. Salman, salah satu MABA ( Mahasiswa baru ) Universitas Negeri Surabaya berpendapat bahwa system PKKMB yang hybrid ini kurang efektif.   “ tidak sepenuhnya salah, tapi tidak efisien juga karena dengan system hybrid ini kita disuguhkan kepada realita bahwa kita bertemu dengan teman se fakultas apalagi teman se universitas satu angkatan itu tidak bisa dilakukan dengan tatap muka langsung melainkan saat PKKMB Fakultas kita dihadapkan pada situasi 1 hari kita offline 1 hari kita virtual itu menjadikan kegiatan PKKMB yang hybrid ini tida...