Adrian Fajar Fadzilah
NIM 23041184405
Surabaya-Universitas Negeri Surabaya melaksanakan kegiatan PKKMB atau Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru yang berlangsung pada tanggal 21 – 25 Agustus 2023 di kampus ketintang dengan system hybrid, dimana kegiatan dilakukan dengan cara offline dan sebagian online. Namun beberapa mahasiswa justru merasa bahwa kegiatan yang dilakukan dengan system hybrid ini tidak terlalu efisien.
Salman, salah satu MABA ( Mahasiswa baru ) Universitas Negeri Surabaya berpendapat bahwa system PKKMB yang hybrid ini kurang efektif.
“ tidak sepenuhnya salah, tapi tidak efisien juga karena dengan system hybrid ini kita disuguhkan kepada realita bahwa kita bertemu dengan teman se fakultas apalagi teman se universitas satu angkatan itu tidak bisa dilakukan dengan tatap muka langsung melainkan saat PKKMB Fakultas kita dihadapkan pada situasi 1 hari kita offline 1 hari kita virtual itu menjadikan kegiatan PKKMB yang hybrid ini tidak terlalu efisien seharusnya jika ingin efisien ya dilakukan secara full offline.”
Salman mengungkapkan bahwa dengan sytem PKKMB hybrid,
pengenalan antar mahasiswa satu sama lain kurang dan menurutnya PKKMB ini lebih baik dilakukan
secara full offline, Agar masa pengenalan mahasiswa baru ini lebih efisien.
Tak hanya Salman yang merasakan kurang efisiennya PKKMB
tahun ini, salah seorang mahasiswa baru lainnya jug memiliki pendapat bahwa,
“ menurut saya PKKMB taun ini memberatkan pihak
mahasiswa yang melaksanakan PKKMB secara online atau daring karena terkendala
sinyal dan hal tersebut menyebabkan penyampaian materi atau informasi menjadi
terganggu, dan hal itu membuat pelaksanaan masa pendekatan universitas yang
kurang efisien. “ Tambah salah seorang mahasiswa baru, Alpin
hambatan bagi mahasiswa yang melaksanakan PKKMB online
atau daring yaitu sinyal yang kurang baik sehingga banyak yang keluar dengan sendirinya
dari zoom atau Gmeet sehingga informasi atau materi yang disampaikan menjadi
kurang jelas sehingga itu menjadi hambatan bagi mahasiswa yang mengikuti PKKMB
secara daring atau online.
Ada pula mahasiswa lebih menginginkan PKKMB yang
dilakukan secara offline.
“ PKKMB adalah salah satu cara pendekatan dan
pengenalan yang efisien mahasiswa baru itu dapat berinteraksi dengan mahasiswa baru
lainnya dengan full tanpa hanya menggunakan platform zoom, gmeet karena
ceremonial sesungguhnya dari PKKMB adalah bertemu dengan teman secara langsung
“
Para mahasiswa baru berharap kedepannya kegiatan
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru bisa dilakukan dengan cara offline
full daripada hybrid atau online, karena apabila dilaksanakan secara offline
masa pengenalan lingkungan universitas akan menjadi lebih maksimal dan
interaksi antar sesama mahasiswa menjadi lebih baik dan pengalaman PKKMB pun
menjadi lebih terasa.

Komentar
Posting Komentar