Langsung ke konten utama

Spoiler Jujutsu Kaisen chapter 236, Gojo Satoru Tewas Ditangan Sukuna, Bikin Fans Kecewa

  
Adrian Fajar Fadzilah
Nim 23041184405



 

Surabaya – Kamis 21 September 2023, Dunia manga dan anime sedang digemparkan oleh berita besar yang datang dari dunia Jujutsu Kaisen. Dalam spoiler chapter terbaru, tepatnya di Chapter 236, kita diperlihatkan dengan hal yang mengejutkan, yaitu tewasnya karakter ikonik Jujutsu Kaisen, Gojo Satoru, Salah satu jujutsu Sorcerer terkuat dalam cerita ini, tewas ditangan Raja Kutukan, Ryomen Sukuna.

Bagi para penggemar setia Jujutsu Kaisen, berita ini pasti sangat mengejutkan. Gojo Satoru selama ini telah menjadi salah satu karakter favorit dan simbol kekuatan dalam cerita ini. Dengan kepergiannya yang tragis, fans merasa kecewa dan terguncang.

“ Buat Gege Akutami selaku mangaka Jujutsu Kaisen, Saya tau ya anda tuh harus ngorbanin satu karakter buat ngelawan Sukuna tapi ya ngotak dong, masa langsung di kill gitu aja Gojonya!?? Anjirrrr pen demo ke lu Ge, kek itu masih ada yang lain loh anjir kenapa harus GOJO?! Kemarin-kemarin suami saya (Nanami) udah dibuat Iga Bakar sekarang malah Gojo, besok sapa lagi?! Eh tolong banget ya... Tolongg banget buat Gege kalo ngebuat mau ngebuat fans nangis jangan gini.. Soalnya banyak yang ngejanda dadakan. Nggak kasian apa. Terus ntar gimana yang anak-anak kelas 1&2 ngelawan Sukuna? Gojo yang sempurna, kuat, tak terkalahkan aja jadi kiko apalagi mereka woi! Kalo sampai ada plot hole gw datengin beneran rumah lu Ge!.” Ungkapan kekecewaan dari salah satu fans Jujutsu Kaisen, Diandy.

“ Tapi gw berharap yah Gojo bisa aja masih idup soalnya kek yang pernah lu tulis di chapter sebelumnya Gojo sulit di bunuh sebelum di potong lehernya nah karena Sukuna cuma nebas dia jadi dua kek Kiko, gw masih ada sedikit harapan buat liat Gojo idup lagi dan ngelawan Sukuna TAPI YA JANGAN LO BUAT MOKAD LAGI ”, Tambahnya.

Kematian Gojo Satoru terjadi dalam pertarungan epik melawan Sukuna sang Raja Kutukan, yang berlangsung sejak beberapa chapter sebelumnya. kedua karakter ini saling menguji batas kekuatan mereka. Pertarungan ini berakhir dengan kematian tragis Gojo Satoru, meninggalkan para fans dengan rasa terkejut dan kecewa. Mungkin Gege Akutami memutuskan untuk menghilangkan salah satu karakter terkuat ini untuk menunjukkan bahwa  tidak ada karakter yang benar-benar aman dalam dunia Jujutsu Kaisen. Semua karakter memiliki potensi untuk menghadapi konsekuensi tragis.

Para penggemar Gojo masih berharap dia bisa melakukan aksi kejutan lainnya seperti sebelumnya saat dia melawan Toji. Namun, hal itu belum tentu bisa dilakukan. Teknik Reverse Cursed dapat menyelamatkan seseorang dari cedera fatal namun tidak dapat menghidupkan kembali seseorang. Para fans berharap gojo hidup kembali seperti saat pertarungannya dengan toji, tapi apakah hal itu akan kembali terjadi? kita tunggu saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UDU CAMP, PERKUMPULAN MAHASISWA PECINTA DEBAT ASSEMBLE!

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Debat merupakan sebuah kegiatan yang kerap kali terjadi pada fenomena sosial yang ada pada kehidupan kita sehari-hari sebagai manusia. Tetapi nyatanya debat merupakan sebuah ajang dimana seseorang dapat berpikir kritis dan mengemukakan pendapatnya, sampai-sampai debat menjadi sebuah ajang perlombaan yang sangat terkenal dan kompetitif diberbagai kalangan khususnya ditingkat mahasiswa.             Unesa debating union atau sering disingkat sebagai UDU merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya yang menaungi mahasiswa yang memiliki minat serta bakat yang sama dibidan debating. Dalam menyeleksi calon anggota, UDU menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama UDU Camp dan konsisten diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam kegiatan tersebut diisi oleh pemateri yang tentunya sud...

DEBAT BAKAL CAPRES BEM UI DIUNDUR, INI PENDAPAT DARI KACAMATA MABA UI

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Semakin dekat dengan pemilihan presiden pada 2024 menimbulkan banyak gejolak politik dimana-mana. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menginisiasikan untuk mengadakan sebuah debat antar bakal capres yang awalnya diselenggarakan pada Kamis, 14 September 2023, tetapi batal digelar. Hal tersebut dikarenakan dua dari tiga bakal capres menyatakan tidak bisa hadir dalam acara debat tersebut.             Menurut wawancara dengan mahasiswa baru Universitas Indonesia Angkatan 2023, Pasha Amalia Ichwan yang berasal dari prodi ilmu kesejahteraan sosial, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik yang diselenggarakan pada hari Jumat, 15 September 2023, ia menuturkan alasan mengapa dua bakal capres yakni Prabowo dan Ganjar berhalangan hadir .“Hal yang melatarbelakangi dari re-schedule debat bakal capres ini ialah...

CULTURE SHOCK HINGGA HOMESICK, BEGINILAH MABA BRAWIJAYA MENGHADAPI MIMPI BURUK PERANTAU MUDA

Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Merantau merupakan sebuah mobilisasi yang sering dilakukan khususnya oleh para mahasiswa baru di tahun ajaran baru perkuliahan. Indonesia juga merupakan sebuah bangsa yang plural, jadi sudah semestinya seseorang akan mengalami culture shock saat menjajahi wilayah dan daerah yang baru. Seperti mahasiswa yang berkuliah dari Bogor ke Malang.             Menurut wawncara dengan mahasiswa baru Universitas Brawijaya, Zahra Aulia Putri, dari program studi agribisnis pada Sabtu, 23 September 2023, ia mengalami culture shock yang biasa dirasakan oleh mahasiswa baru khususnya yang berkuliah di daerah Malang. Ia menuturkan ada beberapa hal yang membuatnya terkejut saat datang dan memulai hidup barunya di Malang. Mulai dari cuaca yang dingin, berbeda dengan di Bogor yang memiliki suhu hangat, hingga perlu beradap...