Langsung ke konten utama

Wakil BEM UNESA: Kejar ketertinggalan Dunia Digital Melalui Seminar UI/UX

 Surabaya-JurnalIkom


Kementerian Riset & Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya mengadakan Seminar UI/UX, Sabtu, (16/09/2023). 2 narasaumber hebat dan kompeten hadir pada acara yang diselenggarakan di Auditorium Lt. 11 Gedung Rektorat Unesa Lidah Wetan.



Wakil Ketua Bem Unesa hadir dalam acara Seminar UI/UX yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset & Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Dalam sambutannya dikatakan pentingnya seminar ini untuk menghadapi pesatnya kemajuan dunia digital dan teknologi.

“Ini merupakan langkah awal untuk kita menambah wawasan serta pengetahuan di bidang teknologi, melalui ini, bem unesa melakukan kegiatan yang sifatnya general dan umum, tidak hanya dalam bidang sosial dan budaya,” ungkap Hafizh Mohammad Ismi, Wakil Ketua BEM UNESA.


Seminar UI/UX kali ini memiliki tema Learning Basic UI/UX Desaign for a Better Experience, dihadiri oleh sebagian besar mahasiswa Unesa, serta 2 pemateri yang  hebat dan kompeten dari PENS, Sulthan Syahputra Yulianto seorang UI/UX Designer Web & Android Development serta Azka Rabbani seorang UI/UX Designer CTO & CO-Founder At SIRIV.

2 pemateri ini memaparkan pengenalan UI/UX, TOOLS, serta TIPS dan langkah langkah dalam pembuatannya. Para peserta fokus menyimak materi dan semakin antusias ketika memasuki tahap pembuatan produk menggunkaan tools figma. Pemateri menjelaskan sambil mengelilingi peserta, memastikan mereka sudah bisa dan faham dalam praktek basic UI/UX.

“semoga kegiatan ini terus ada dan terus dilipat ganda, dikarenakan seminar seminar teknologi ini untuk diterapkan apalagi kita memasuki era era yang berkaitan dengan teknologi, dan semoga kegiatan ini  juga menjadi modal awal bagi mahasiswa unesa dalam dunia teknologi yang semakin gencar,” ungkap Hafizh dalam menyampaikan harapannya.

“karena di era teknologi yang sekarang kan semua serba digital, harapannya setelah seminar ini selesei, temen temen yang punya minat di bidang ini bisa berkembang karna sudah tau dasar dasarnya bikin sebuah website, dll,” imbuh Dicky, salah satu Staff Kementerian Riset dan Teknologi BEM UNESA.

Jurnalis: RM dan AN

Rahma Mulya Krisnawati (23041184428)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UDU CAMP, PERKUMPULAN MAHASISWA PECINTA DEBAT ASSEMBLE!

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Debat merupakan sebuah kegiatan yang kerap kali terjadi pada fenomena sosial yang ada pada kehidupan kita sehari-hari sebagai manusia. Tetapi nyatanya debat merupakan sebuah ajang dimana seseorang dapat berpikir kritis dan mengemukakan pendapatnya, sampai-sampai debat menjadi sebuah ajang perlombaan yang sangat terkenal dan kompetitif diberbagai kalangan khususnya ditingkat mahasiswa.             Unesa debating union atau sering disingkat sebagai UDU merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya yang menaungi mahasiswa yang memiliki minat serta bakat yang sama dibidan debating. Dalam menyeleksi calon anggota, UDU menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama UDU Camp dan konsisten diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam kegiatan tersebut diisi oleh pemateri yang tentunya sud...

DEBAT BAKAL CAPRES BEM UI DIUNDUR, INI PENDAPAT DARI KACAMATA MABA UI

  Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Semakin dekat dengan pemilihan presiden pada 2024 menimbulkan banyak gejolak politik dimana-mana. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menginisiasikan untuk mengadakan sebuah debat antar bakal capres yang awalnya diselenggarakan pada Kamis, 14 September 2023, tetapi batal digelar. Hal tersebut dikarenakan dua dari tiga bakal capres menyatakan tidak bisa hadir dalam acara debat tersebut.             Menurut wawancara dengan mahasiswa baru Universitas Indonesia Angkatan 2023, Pasha Amalia Ichwan yang berasal dari prodi ilmu kesejahteraan sosial, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik yang diselenggarakan pada hari Jumat, 15 September 2023, ia menuturkan alasan mengapa dua bakal capres yakni Prabowo dan Ganjar berhalangan hadir .“Hal yang melatarbelakangi dari re-schedule debat bakal capres ini ialah...

CULTURE SHOCK HINGGA HOMESICK, BEGINILAH MABA BRAWIJAYA MENGHADAPI MIMPI BURUK PERANTAU MUDA

Ditulis oleh: Andras Salmany Ramdan (23041184402)             Surabaya-Merantau merupakan sebuah mobilisasi yang sering dilakukan khususnya oleh para mahasiswa baru di tahun ajaran baru perkuliahan. Indonesia juga merupakan sebuah bangsa yang plural, jadi sudah semestinya seseorang akan mengalami culture shock saat menjajahi wilayah dan daerah yang baru. Seperti mahasiswa yang berkuliah dari Bogor ke Malang.             Menurut wawncara dengan mahasiswa baru Universitas Brawijaya, Zahra Aulia Putri, dari program studi agribisnis pada Sabtu, 23 September 2023, ia mengalami culture shock yang biasa dirasakan oleh mahasiswa baru khususnya yang berkuliah di daerah Malang. Ia menuturkan ada beberapa hal yang membuatnya terkejut saat datang dan memulai hidup barunya di Malang. Mulai dari cuaca yang dingin, berbeda dengan di Bogor yang memiliki suhu hangat, hingga perlu beradap...